Malam semakin larut. Cahaya kunang-kunang menerangi hamparan ladang rumput ini. Seorang wanita tampak merebahkan diri dengan tenang di diatasnya. Tubuhnya dingin. Matanya menatap kosong ke kejauhan. Rambut panjangnya tergerai di atas tanah, membentuk pola tidak beraturan yang indah. Lagu "I will" milik The Beatles terdengar mengalun berulang kali dari ponsel yang terletak di sampingnya.
Sundress kuning yang dikenakannya dipenuhi percikan darah. Tubuh ramping itu tidak bergerak sama sekali. Pergelangan tangan kirinya masih mengeluarkan darah segar, sedangkan tangan kanannya menggenggam sebuah pisau cutter yang berlumuran darah. Kehangatan yang dimiliki tubuh itu telah menghilang perlahan bersamaan dengan matahari yang terbenam. Saat malam tiba, yang tersisa hanyalah seonggok tubuh tak bernyawa. Meninggalkan banyak kenangan dan perpisahan.
"And when at last i found you,
your song will fill the air..."
suara riang Paul McCartney terhenti, ponsel itupun akhirnya mati karena kehabisan baterai.
Waktu seakan kembali ke 15 tahun lalu.


